Untukmu yang Ingin Masuk ke Sebuah Organisasi

Beberapa waktu lalu, ketika saya sedang mengurus mata kuliah kependidikan yang tidak muncul diportal dengan teman saya yang kebetulan ikut menemani untuk pergi menemui Koordinator MKDK. Saya harus menunggu beberapa lama baru bisa berbicara dengan bapak tersebut karna banyak sekali dari berbagai jurusan dan fakultas yang ingin membuka mata kuliah karna tidak muncul diportal. Alasan saya untuk memberanikan diri menemui bapak tersebut adalah syarat untuk mengambil mata kuliah "Metode Mengajar Khusus" yang akan diambil semester depan adalah dengan meluluskan semua mata kuliah kependidikan atau MKDK dan Alhamdulillah akhirnya perjuangan saya tidak sia-sia setelah meminta surat pengantar dari ketua jurusan akhirnya bapak tersebut bersedia membuka kelas untuk mata kuliah tersebut.
Saat saya mengurus mata kuliah yang tidak muncul diportal. Saya ditanya oleh teman saya yang menemani waktu itu. Bagaimana pendapat fahmi tentang OKP (Organisasi Kemasyarakatan Pemuda) yang saya ingin daftar itu, Saya hanya ingin mencari dan mendalami ilmu kepemimpinannya serta tidak ada niat lain saya selain hal itu. Memang OKP tersebut berazaskan agama Islam, Namun saya hanya ingin untuk mengikuti latihan kepemimpinannya saja. Nah dari jawaban yang ditanyakan teman saya tersebut. Saya ingin mengulasnya menjadi sebuah artikel tentunya ini adalah pandangan pribadi saya ditambah dengan berbagai referensi dari hasil berbagai diskusi. Sebelum itu saya katakan kalau kita masing-masing pribadi mempunyai pandangan berbeda-beda terhadap sesuatu hal, Seperti kata pepatah "Rambut boleh sama hitam, Tapi isi hati tiap orang berbeda-beda". Didalam artikel ini saya berusaha untuk bersifat netral kepada seluruh OKP yang ada.

Poin pertama yang ingin saya sampaikan adalah Ketika teman-teman ingin memasuki kesebuah organisasi, Apapun itu organisasinya. Pastikan niat awal teman-teman untuk apa, Karna semua berawal dari niat. Jika niatnya baik maka Inshaa Allah akan baik pula jalannya, Namun jika niat dari awal sudah buruk maka jalannya nanti bakalan tidak baik. Niatkan untuk belajar, berorganisasi, dan hal-hal positif lainnya.

Poin kedua yaitu cari berbagai referensi tentang organisasi tersebut, mulai dari latar belakangnya, visi misi dan tujuaannya, pergerakannya, bagaimana orang-orang yang ada didalamnya (Alumni, Senior, dan anggotanya). Lihat juga track record organisasinya jangan dari satu sumber tapi dari berbagai sumber. Jika yang teman-teman dapatkan adalah hal yang tidak baik, sekali lagi jangan ikuti. tapi jika hal itu baik maka ambil Inshaa Allah disana adalah tempat yang sudah Allah pilihkan untuk teman-teman berkembang.

Poin ketiganya adalah kalau organisasi yang diinginkan itu adalah dalam bentuk minat bakat, contohnya seperti organisasi dibidang kepenulisan, kepenyiaran, pecinta alam, pramuka dan lainnya mesti harus disesuaikan dengan minat dan bakat kita. Karna kalau kita udah memasuki organisasi tentunya tujuan kita untuk ikut organisasi tersebut untuk mengembangkan potensi diri. Nah, jadi sesuaikan ya dengan keinginan dan potensi yang kita punya.

Dan poin keempat atau terakhir saya kutip dari sebuah hadits Rasulullah SAW : "Sesungguhnya, Perumpamaan Teman yang Baik dan Teman yang Buruk, adalah Seperti Penjual Minyak Wangi dan Tukang Pandai Besi. Seorang Penjual Minyak Wangi akan memberi kamu Minyak, atau kamu Membelinya, atau kamu mendapati Bau yang Harum darinya. Sedangkan Pandai Besi, maka bisa jadi akan Membakar bajumu dan bisa pula engkau mendapati darinya Bau yang Busuk". (HR. Muttafaq 'Alaih).  Ingat, Ketika kita berada didalam sebuah organisasi artinya kita akan berada disebuah lingkungan, dan lingkungan tersebut akan mempengaruhi kita. Sikap kita, Sifat kita apapun itu pasti akan mempengaruhi kita. Maka sekali saya katakan carilah teman yang baik, lingkungan yang baik karna itu semua menentukan seperti apa dimasa depan.

Jawaban saya ketika ditanya teman tentang OKP tersebut adalah pikir-pikirlah dulu kalau memang teman ingin memasuki OKP tersebut. Iya memang OKP tersebut berazaskan Islam tapi contohnya sudah banyak. Dan bukan hanya saya saja yang mengingatkan beliau untuk berpikir, akan tetapi ada senior saya di fakultas lain yang juga kebetulan saudara sepupu dari teman saya itu juga mengingatkan hal yang sama. Setiap OKP mempunyai cara yang berbeda-beda namun pastinya niat baik dari OKP tersebut tentunya untuk membangun Indonesia lebih maju, terlebih lagi OKP yang berazaskan Islam.

Apapun organisasi yang kita pilih, pada intinya yang menjadi poin penting adalah bagaimana loyalitas kita terhadap organisasi tersebut, serta kontribusi yang kita berikan. Jangan sampai kehadiran kita disana hanya sekedar peramai dan pelengkap. Artinya hadir atau tidak hadirnya kita tidak dirasakan oleh rekan satu organisasi kita. Kalau dapat kehadiran kita menjadi berarti bagi orang disekitar kita dan tentunya berguna serta bermanfaat bagi orang lain.

Lingkungan sangat mempengaruhi individu yang ada didalamnya, untuk itulah mari kita sama-sama mencari lingkungan yang baik. Saling mengingatkan dalam kebaikan. Semoga kita tetap terus Istiqamah dimanapun kita berada nantinya. Aamiin Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.

0 comments :

Post a Comment